Detail Cantuman
Text
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN TANAH LEMPUNG SEBAGAI BAHAN IKAT PADA AGREGAT GABUNGAN BATU PECAH DAN SIRTU KALI SEBAGAI LAPIS PONDASI BAWAH
ABSTRAKSI
Lapis pondasi bawah jalan adalah lapisan yang berfungsi sebagai lapis penyebar gaya atau beban lalu lintas, sebagai landasan lapis pondasi atas dan lapis permukaan serta sebagai lapis pemisah tanah dasar dan lapis tanah atas. Binamarga menetapkan spesifikasi untuk lapis pondasi agregat (lapis pondasi bawah), yakni meliputi : gradasi, abrasi agregat kasar, indeks plastisitas, batas cair, bagian yang lunak dan nilai CBR. Penelitian fisik terhadap material seluruhnya dilakukan di laboraturium. Agregat gabungan batu pecah, sirtu kali dan tanah lempung terdiri dari 3 variasi gabungan berdasarkan presentase berat, yakni : variasi I 65% sirtu kali + 33% batu pecah + 2% tanah lempung, variasi II 67%sirtu kali + 33% batu pecah + 4% tanah lempung, variasi III 61%sirtu kali + 33% batu pecah + 6% tanah lempung. Variasi agregat gabungan batu pecah, sirtu kali dan tanah lempung di pengaruhi oleh kadar air yang rendah atau proses kompaksi yang dilakukan pada agregat gabungan menghasilkan nilai kepadatan yang buruk dengan indikasi berat isi kering yang rendah. Gradasi agregat yang memenuhi spesifikasi binamarga untuk lapis pondasi bawah adalah gradasi yang layak digunakan untuk penelitian. Sifat-sifat lapis pondasi agregat dalam hal ini lapis pondasi bawah. Dalam penelitian ini sifat yang diteliti dibatasi hanya pada nilai kepadatan dan CBR, dimana nilai CBR adalah nilai yang menunjukan besarnya daya dukung agregat. Hasil penelitian untuk 3 variasi agregat gabungan menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dari variasi penggabungan batu pecah, sirtu kali dan tanah lempung terhadap nilai kepadatan dan CBR, dimana semakin menurunnya kepadatan dan CBR. Berdasarkan spesifikasi binamarga yakni minimum 60%, maka nilai CBR yang dihasilkan oleh ketiga variasi agregat gabungan batu pecah, sirtu kali dan tanah lempung secara berturut-turut sebesar 69.633% (variasi lempung 2%), 55.609% (variasi lempung 4%) dan 42.899% (variasi lempung 6%).
Kata kunci : aggregat gabungan, Variasi lempun, pondasi bawah
PENDAHULUAN Lapisan pondasi bawah adalah bagian perkerasan yang terletak antara lapisan Pondasl
atas dan tanah dasar. Lapisan ini berfungsi sebagai lapis penyebar gaya atau beban Lalu lintas, sebagai landasan lapisan pondasi atas dan
Ketersediaan
| 15/FT/29 | Ptk Fak. Teknik | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tidak di pinjamkan |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
SPL Mud a 15
|
| Penerbit | FT -Unwira : Kupang., 2015 |
| Deskripsi Fisik |
v, 62p.; bibl.; illus.; 30 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
ARSITEKTUR
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
ALBERT POLCE MUDA
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






