<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="19585">
 <titleInfo>
  <title><![CDATA[ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN TANAH LEMPUNG SEBAGAI BAHAN IKAT PADA AGREGAT GABUNGAN BATU PECAH DAN SIRTU KALI SEBAGAI LAPIS PONDASI BAWAH]]></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart><![CDATA[ALBERT, Polce Muda]]></namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text"><![CDATA[Primary Author]]></roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart><![CDATA[KALOGO,Egidius]]></namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text"><![CDATA[Contributor]]></roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart><![CDATA[LULU,Laurensius]]></namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text"><![CDATA[Contributor]]></roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
 <genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm>
   <publisher><![CDATA[FT -Unwira]]></publisher>
   <dateIssued><![CDATA[2015]]></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
  <languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
  <extent><![CDATA[v, 62p.; bibl.; illus.; 30 cm]]></extent>
 </physicalDescription>
 <note><![CDATA[ABSTRAKSI
Lapis pondasi bawah jalan adalah lapisan yang berfungsi sebagai lapis penyebar gaya atau beban lalu lintas, sebagai landasan lapis pondasi atas dan lapis permukaan serta sebagai lapis pemisah tanah dasar dan lapis tanah atas. Binamarga menetapkan spesifikasi untuk lapis pondasi agregat (lapis pondasi bawah), yakni meliputi : gradasi, abrasi agregat kasar, indeks plastisitas, batas cair, bagian yang lunak dan nilai CBR. Penelitian fisik terhadap material seluruhnya dilakukan di laboraturium. Agregat gabungan batu pecah, sirtu kali dan tanah lempung terdiri dari 3 variasi gabungan berdasarkan presentase berat, yakni : variasi I 65% sirtu kali + 33% batu pecah + 2% tanah lempung, variasi II 67%sirtu kali + 33% batu pecah + 4% tanah lempung, variasi III 61%sirtu kali + 33% batu pecah + 6% tanah lempung. Variasi agregat gabungan batu pecah, sirtu kali dan tanah lempung di pengaruhi oleh kadar air yang rendah atau proses kompaksi yang dilakukan pada agregat gabungan menghasilkan nilai kepadatan yang buruk dengan indikasi berat isi kering yang rendah. Gradasi agregat yang memenuhi spesifikasi binamarga untuk lapis pondasi bawah adalah gradasi yang layak digunakan untuk penelitian. Sifat-sifat lapis pondasi agregat dalam hal ini lapis pondasi bawah. Dalam penelitian ini sifat yang diteliti dibatasi hanya pada nilai kepadatan dan CBR, dimana nilai CBR adalah nilai yang menunjukan besarnya daya dukung agregat. Hasil penelitian untuk 3 variasi agregat gabungan menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dari variasi penggabungan batu pecah, sirtu kali dan tanah lempung terhadap nilai kepadatan dan CBR, dimana semakin menurunnya kepadatan dan CBR. Berdasarkan spesifikasi binamarga yakni minimum 60%, maka nilai CBR yang dihasilkan oleh ketiga variasi agregat gabungan batu pecah, sirtu kali dan tanah lempung secara berturut-turut sebesar 69.633% (variasi lempung 2%), 55.609% (variasi lempung 4%)  dan 42.899% (variasi lempung 6%).
Kata kunci : aggregat gabungan, Variasi lempun, pondasi bawah
PENDAHULUAN Lapisan pondasi bawah adalah bagian perkerasan yang terletak antara lapisan Pondasl 
atas dan tanah dasar. Lapisan ini berfungsi sebagai lapis penyebar gaya atau beban Lalu lintas, sebagai landasan lapisan pondasi atas dan]]></note>
 <note type="statement of responsibility"><![CDATA[ALBERT POLCE MUDA]]></note>
 <classification><![CDATA[ARSITEKTUR]]></classification>
 <identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier>
 <location>
  <physicalLocation><![CDATA[UPT. Perpustakaan Pusat Universitas Katolik Widya Mandira Kupang NPP. 5371002D2020114]]></physicalLocation>
  <shelfLocator><![CDATA[SPL Mud a 15]]></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1"><![CDATA[15/FT/29]]></numerationAndChronology>
    <sublocation><![CDATA[Ptk Fak. Teknik]]></sublocation>
    <shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="8" url="" path="/JURNAL polce new.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN TANAH LEMPUNG SEBAGAI BAHAN IKAT PADA AGREGAT GABUNGAN BATU PECAH DAN SIRTU KALI SEBAGAI LAPIS PONDASI BAWAH]]></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier><![CDATA[19585]]></recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2015-11-17 11:30:41]]></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2015-11-17 11:31:49]]></recordChangeDate>
  <recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>